Perbedaan CoW Protocol dan Particle Network: CoW Protocol diperdagangkan di Rp1.807 (kapitalisasi pasar Rp1,04T, volume 24 jam Rp41,21M), sedangkan Particle Network diperdagangkan di Rp401,78 (kapitalisasi pasar Rp233,17M, volume 24 jam Rp168,21M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 4,5× kapitalisasi pasar Particle Network, dan suplai beredar CoW Protocol 575,6M / 1B COW (58%) dibanding 582,1M / 1B PARTI (59%) milik Particle Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 21 Hari dan Particle Network selama 9 Hari.
| COW | PARTI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,04T | Rp233,17M |
Volume (24h) | Rp41,21M | Rp168,21M |
Suplai yang Beredar | 575,6M / 1B COW (58%) | 582,1M / 1B PARTI (59%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →Particle Network adalah blockchain Layer-1 yang dirancang untuk menghadirkan abstraksi antar-rantai (chain abstraction), dengan menyatukan pengguna dan likuiditas secara mulus di seluruh ekosistem Web3. Di pusatnya terdapat Universal Accounts, yang memungkinkan pengguna memiliki satu akun dan saldo terpadu di berbagai jaringan blockchain. Akun-akun ini dikelola dan diamankan oleh Particle Network, memastikan pengalaman Web3 yang lancar tanpa hambatan.
Selengkapnya di halaman PARTI →