Perbedaan CoW Protocol dan NYM: CoW Protocol diperdagangkan di Rp2.494 (kapitalisasi pasar Rp1,44T, volume 24 jam Rp52,52M), sedangkan NYM diperdagangkan di Rp309,69 (kapitalisasi pasar Rp258,46M, volume 24 jam Rp18,17M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 5,6× kapitalisasi pasar NYM, dan suplai beredar CoW Protocol 578,4M / 1B COW (58%) dibanding 837,4M / 1B NYM (84%) milik NYM. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 20 Hari dan NYM selama 11 Hari.
| COW | NYM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,44T | Rp258,46M |
Volume (24h) | Rp52,52M | Rp18,17M |
Suplai yang Beredar | 578,4M / 1B COW (58%) | 837,4M / 1B NYM (84%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →Nym adalah sistem privasi generasi baru yang dikembangkan oleh peneliti dan pengembang terkemuka. Sistem ini menggabungkan mixnet untuk privasi di tingkat jaringan, kredensial untuk privasi di tingkat aplikasi, serta token NYM untuk memberi imbalan kepada operator dan menjaga keberlanjutan.
Selengkapnya di halaman NYM →