Perbedaan CoW Protocol dan Numeraire: CoW Protocol diperdagangkan di Rp2.499 (kapitalisasi pasar Rp1,44T, volume 24 jam Rp53,04M), sedangkan Numeraire diperdagangkan di Rp171.481 (kapitalisasi pasar Rp1,28T, volume 24 jam Rp97,84M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol dan Numeraire berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar CoW Protocol 578,4M / 1B COW (58%) dibanding 7,5M / 11M NMR (69%) milik Numeraire. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 20 Hari dan Numeraire selama 32 Hari.
| COW | NMR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,44T | Rp1,28T |
Volume (24h) | Rp53,04M | Rp97,84M |
Suplai yang Beredar | 578,4M / 1B COW (58%) | 7,5M / 11M NMR (69%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 32 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →Numerai adalah platform yang berbasis di Ethereum yang memungkinkan pengembang dan data scientist untuk bereksperimen dan membuat model machine learning dengan keandalan yang lebih baik. Token NMR diberikan kepada para data scientist yang modelnya berkinerja baik di turnamen Numerai. Artinya, nilai token akan naik ketika semakin banyak orang masuk dan ikut berkompetisi dalam turnamen. Model dalam turnamen ini juga memungkinkan Numerai untuk berpartisipasi secara aktif dalam trading pasar saham berdasarkan hasil dari proyek yang terlibat.
Selengkapnya di halaman NMR →