Perbedaan CoW Protocol dan AINFT: CoW Protocol diperdagangkan di Rp2.490 (kapitalisasi pasar Rp1,44T, volume 24 jam Rp53,04M), sedangkan AINFT diperdagangkan di Rp0,0048877 (kapitalisasi pasar Rp4,82T, volume 24 jam Rp128,9M). Perbedaan utamanya: AINFT jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar CoW Protocol, dan suplai beredar CoW Protocol 578,4M / 1B COW (58%) dibanding 990,1T / 1.000T NFT (100%) milik AINFT. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 20 Hari dan AINFT selama 18 Hari.
| COW | NFT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,44T | Rp4,82T |
Volume (24h) | Rp53,04M | Rp128,9M |
Suplai yang Beredar | 578,4M / 1B COW (58%) | 990,1T / 1.000T NFT (100%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →NEFTiPEDiA adalah marketplace yang menyediakan tempat terdesentralisasi untuk menjual karya seni digital, multimedia, dan berbagai aset bernilai lainnya.
Selengkapnya di halaman NFT →