Perbedaan CoW Protocol dan Mantle: CoW Protocol diperdagangkan di Rp1.810 (kapitalisasi pasar Rp1,04T, volume 24 jam Rp41,41M), sedangkan Mantle diperdagangkan di Rp8.007 (kapitalisasi pasar Rp26,46T, volume 24 jam Rp429,62M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 25,4× kapitalisasi pasar CoW Protocol, dan suplai beredar CoW Protocol 575,6M / 1B COW (58%) dibanding 3,3B / 6,2B MNT (54%) milik Mantle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 21 Hari dan Mantle selama 26 Hari.
| COW | MNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,04T | Rp26,46T |
Volume (24h) | Rp41,41M | Rp429,62M |
Suplai yang Beredar | 575,6M / 1B COW (58%) | 3,3B / 6,2B MNT (54%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →