Perbedaan CoW Protocol dan Manta Network: CoW Protocol diperdagangkan di Rp2.494 (kapitalisasi pasar Rp1,44T, volume 24 jam Rp52,52M), sedangkan Manta Network diperdagangkan di Rp1.077 (kapitalisasi pasar Rp512,64M, volume 24 jam Rp148,56M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Manta Network, dan suplai CoW Protocol dibatasi (578,4M / 1B COW (58%)), sedangkan Manta Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 20 Hari dan Manta Network selama 117 Hari.
| COW | MANTA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,44T | Rp512,64M |
Volume (24h) | Rp52,52M | Rp148,56M |
Suplai yang Beredar | 578,4M / 1B COW (58%) | 476,3M MANTA |
Typical Hold Time | 20 Hari | 117 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →Manta Network adalah ekosistem modular untuk Web3 yang memungkinkan pengguna untuk membangun dan menerapkan aplikasi terdesentralisasi berbasis Solidity di Manta, serta memanfaatkan technology stack untuk memberikan kecepatan transaksi lebih cepat daripada L1 dan biaya gas yang lebih rendah daripada L2. Produk utama mereka mencakup Manta Pacific, solusi L2 yang dapat diskalakan dengan biaya gas rendah, dan Universal Circuits, sebuah library agar developer bisa mengintegrasikan kontrak yang mendukung ZK. Manta Network juga menawarkan solusi compliance non-invasif dan bertujuan untuk membangun ekosistem dengan aplikasi yang beragam.
Selengkapnya di halaman MANTA →