Perbedaan CoW Protocol dan IDEX: CoW Protocol diperdagangkan di Rp2.488 (kapitalisasi pasar Rp1,44T, volume 24 jam Rp53,04M), sedangkan IDEX diperdagangkan di Rp33,85 (kapitalisasi pasar Rp74,11M, volume 24 jam Rp36,08M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 19,4× kapitalisasi pasar IDEX, dan suplai CoW Protocol dibatasi (578,4M / 1B COW (58%)), sedangkan IDEX terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 20 Hari dan IDEX selama 19 Hari.
| COW | IDEX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,44T | Rp74,11M |
Volume (24h) | Rp53,04M | Rp36,08M |
Suplai yang Beredar | 578,4M / 1B COW (58%) | 1B IDEX |
Typical Hold Time | 20 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →IDEX mengklaim sebagai DEX likuiditas hibrida pertama yang menggabungkan model order book dengan automated market maker (AMM). Platform ini mengombinasikan kecepatan dan fitur order book tradisional dengan keamanan serta likuiditas AMM. Dengan mengintegrasikan mesin perdagangan off-chain dan penyelesaian perdagangan on-chain, IDEX menawarkan pendekatan unik untuk bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman IDEX →