Perbedaan CoW Protocol dan GMT: CoW Protocol diperdagangkan di Rp1.810 (kapitalisasi pasar Rp1,04T, volume 24 jam Rp41,41M), sedangkan GMT diperdagangkan di Rp116,13 (kapitalisasi pasar Rp359,98M, volume 24 jam Rp40,06M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar GMT, dan suplai CoW Protocol dibatasi (575,6M / 1B COW (58%)), sedangkan GMT terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 21 Hari dan GMT selama 73 Hari.
| COW | GMT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,04T | Rp359,98M |
Volume (24h) | Rp41,41M | Rp40,06M |
Suplai yang Beredar | 575,6M / 1B COW (58%) | 3,1B GMT |
Typical Hold Time | 21 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →STEPN adalah aplikasi gaya hidup berbasis Web3 dengan elemen GameFi pada blockchain Solana. Aplikasi ini memadukan aspek play-to-earn dengan aplikasi kesehatan yang melahirkan kategori baru, move-to-earn. Pengguna membeli sneakers NFT, yang kemudian mereka gunakan untuk mendapatkan in-game currency ketika mereka sedang jalan kaki, berlari, atau jogging.
Selengkapnya di halaman GMT →