Perbedaan CoW Protocol dan Ampleforth Governance Token: CoW Protocol diperdagangkan di Rp1.832 (kapitalisasi pasar Rp1,06T, volume 24 jam Rp44,04M), sedangkan Ampleforth Governance Token diperdagangkan di Rp4.338 (kapitalisasi pasar Rp107,55M, volume 24 jam Rp54,88M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 9,9× kapitalisasi pasar Ampleforth Governance Token, dan suplai CoW Protocol dibatasi (575,6M / 1B COW (58%)), sedangkan Ampleforth Governance Token terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 21 Hari dan Ampleforth Governance Token selama 18 Hari.
| COW | FORTH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,06T | Rp107,55M |
Volume (24h) | Rp44,04M | Rp54,88M |
Suplai yang Beredar | 575,6M / 1B COW (58%) | 14,3M FORTH |
Typical Hold Time | 21 Hari | 18 Hari |
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →FORTH adalah token tata kelola dari Ampleforth (AMPL), cryptocurrency rebasing pertama yang mempertahankan pasokan non-dilutif seperti Bitcoin. Namun, tidak seperti Bitcoin, AMPL dapat digunakan untuk kontrak dengan nilai yang dapat diprediksi. Sementara AMPL berfungsi sebagai unit akun independen, FORTH mengatur pengembangan dan evolusinya.
Selengkapnya di halaman FORTH →