Perbedaan CoW Protocol dan SynFutures: CoW Protocol diperdagangkan di Rp2.494 (kapitalisasi pasar Rp1,44T, volume 24 jam Rp53,04M), sedangkan SynFutures diperdagangkan di Rp59,73 (kapitalisasi pasar Rp265,73M, volume 24 jam Rp55,86M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar SynFutures, dan suplai beredar CoW Protocol 578,4M / 1B COW (58%) dibanding 4,5B / 10B F (45%) milik SynFutures. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 20 Hari dan SynFutures selama 13 Hari.
| COW | F | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,44T | Rp265,73M |
Volume (24h) | Rp53,04M | Rp55,86M |
Suplai yang Beredar | 578,4M / 1B COW (58%) | 4,5B / 10B F (45%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →SynFutures (F) adalah bursa terdesentralisasi (DEX) dan infrastruktur keuangan untuk masa depan trading. Dengan Oyster AMM dan mesin pencocokan on-chain, siapa pun dapat mencatat dan memperdagangkan derivatif dengan leverage.
Selengkapnya di halaman F →