Perbedaan CoW Protocol dan Doodles: CoW Protocol diperdagangkan di Rp1.805 (kapitalisasi pasar Rp1,04T, volume 24 jam Rp41,41M), sedangkan Doodles diperdagangkan di Rp22,48 (kapitalisasi pasar Rp175,34M, volume 24 jam Rp132,97M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar Doodles, dan suplai beredar CoW Protocol 575,6M / 1B COW (58%) dibanding 7,8B / 10B DOOD (78%) milik Doodles. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 21 Hari dan Doodles selama 14 Hari.
| COW | DOOD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,04T | Rp175,34M |
Volume (24h) | Rp41,41M | Rp132,97M |
Suplai yang Beredar | 575,6M / 1B COW (58%) | 7,8B / 10B DOOD (78%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →Doodles adalah merek storytelling generasi baru yang menggabungkan media digital, teknologi on-chain, dan kreativitas komunitas. Awalnya diluncurkan pada 2021 sebagai koleksi NFT terkemuka, Doodles telah berkembang menjadi universe transmedia yang didorong oleh seni, animasi, musik, dan pengalaman digital yang digamifikasi. Misinya adalah membangun franchise media on-chain paling menarik di dunia. Token DOOD menjadi penggerak ekosistem, terintegrasi dengan DreamNet, dan mendorong partisipasi komunitas.
Selengkapnya di halaman DOOD →