Perbedaan CoW Protocol dan Data Network: CoW Protocol diperdagangkan di Rp1.812 (kapitalisasi pasar Rp1,04T, volume 24 jam Rp44,17M), sedangkan Data Network diperdagangkan di Rp3.554 (kapitalisasi pasar Rp1,27T, volume 24 jam Rp226,91M). Perbedaan utamanya: Data Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai CoW Protocol dibatasi (575,6M / 1B COW (58%)), sedangkan Data Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 21 Hari dan Data Network selama 6 Hari.
| COW | DATA1 | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,04T | Rp1,27T |
Volume (24h) | Rp44,17M | Rp226,91M |
Suplai yang Beredar | 575,6M / 1B COW (58%) | 357,7M DATA1 |
Typical Hold Time | 21 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →DATA, sebelumnya dikenal sebagai IP, adalah token native DATA Network, blockchain Layer 1 yang dirancang untuk memperoleh dan melisensikan data pelatihan AI, serta memberikan kompensasi kepada kontributornya. Jaringan yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan lapisan audit Trace untuk membuat catatan terverifikasi terkait asal-usul data dan pembayaran kepada kontributor.
Selengkapnya di halaman DATA1 →