Perbedaan CoW Protocol dan Cudis: CoW Protocol diperdagangkan di Rp2.499 (kapitalisasi pasar Rp1,44T, volume 24 jam Rp53,04M), sedangkan Cudis diperdagangkan di Rp88,56 (kapitalisasi pasar Rp21,36M, volume 24 jam Rp77,87M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 67,4× kapitalisasi pasar Cudis, dan suplai beredar CoW Protocol 578,4M / 1B COW (58%) dibanding 247,5M / 1B CUDIS (25%) milik Cudis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 20 Hari dan Cudis selama 11 Hari.
| COW | CUDIS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,44T | Rp21,36M |
Volume (24h) | Rp53,04M | Rp77,87M |
Suplai yang Beredar | 578,4M / 1B COW (58%) | 247,5M / 1B CUDIS (25%) |
Typical Hold Time | 20 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →CUDIS sedang membangun Longevity Protocol pertama di dunia yang dirancang untuk membuat longevity dapat dilacak, dipersonalisasi, dan memberikan imbalan. Dengan mengintegrasikan CUDIS Ring, Longevity Hub berbasis AI, dan Super App berbasis blockchain, pengguna memiliki kepemilikan penuh atas data kesehatan mereka, mendapatkan wawasan real-time tentang longevity, serta memperoleh insentif ekonomi untuk mengoptimalkan kesehatan biologis. CUDIS menghadirkan ekosistem baru untuk longevity yang mencakup produk, program, dan layanan nyata serta efektif, bekerja sama dengan mitra di seluruh dunia.
Selengkapnya di halaman CUDIS →