Perbedaan CoW Protocol dan Shentu: CoW Protocol diperdagangkan di Rp1.810 (kapitalisasi pasar Rp1,05T, volume 24 jam Rp41,18M), sedangkan Shentu diperdagangkan di Rp1.857 (kapitalisasi pasar Rp303,03M, volume 24 jam Rp21,85M). Perbedaan utamanya: CoW Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,5× kapitalisasi pasar Shentu, dan suplai CoW Protocol dibatasi (575,6M / 1B COW (58%)), sedangkan Shentu terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CoW Protocol selama 21 Hari dan Shentu selama 44 Hari.
| COW | CTK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,05T | Rp303,03M |
Volume (24h) | Rp41,18M | Rp21,85M |
Suplai yang Beredar | 575,6M / 1B COW (58%) | 162,6M CTK |
Typical Hold Time | 21 Hari | 44 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
CoW Protocol adalah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) inovatif yang beroperasi di Ethereum Mainnet. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan hasil trading bagi penggunanya melalui kombinasi strategi yang unik. Di inti protokol ini, digunakan mekanisme lelang batch bersama dengan perdagangan peer-to-peer untuk mendapatkan harga trading terbaik. Selain itu, CoW Protocol menggunakan struktur yang sepenuhnya tanpa izin, memungkinkan partisipasi yang lancar dan inklusif bagi semua pengguna.
Selengkapnya di halaman COW →Shentu Chain, sebuah blockchain berbasis delegated proof-of-stake yang menempatkan keamanan sebagai prioritas utama, untuk eksekusi yang dapat dipercaya dari aplikasi dan alat yang penting, termasuk DeFi, NFT, dan kendaraan tanpa pengemudi. Shentu Chain memprioritaskan kompatibilitas cross-chain, yang dibangun sebagai Cosmos Hub dengan kompatibilitas penuh EVM dan Hyperledger Burrow, serta kompatibilitas dengan eWASM dan AntChain milik Ant Financial.
Selengkapnya di halaman CTK →