Perbedaan COTI dan 0x Protocol: COTI diperdagangkan di Rp141,25 (kapitalisasi pasar Rp415,73M, volume 24 jam Rp39,37M), sedangkan 0x Protocol diperdagangkan di Rp1.551 (kapitalisasi pasar Rp1,31T, volume 24 jam Rp70,09M). Perbedaan utamanya: 0x Protocol jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar COTI, dan suplai beredar COTI 2,9B / 4,9B COTI (60%) dibanding 848,4M / 1B ZRX (85%) milik 0x Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan COTI selama 120 Hari dan 0x Protocol selama 135 Hari.
| COTI | ZRX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp415,73M | Rp1,31T |
Volume (24h) | Rp39,37M | Rp70,09M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 4,9B COTI (60%) | 848,4M / 1B ZRX (85%) |
Typical Hold Time | 120 Hari | 135 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →0x adalah protokol infrastruktur yang memungkinkan pengguna untuk dengan mudah berdagang token ERC20 dan aset lainnya di blockchain Ethereum tanpa bergantung pada perantara terpusat seperti bursa cryptocurrency tradisional. Kasus penggunaan untuk protokol 0x mencakup: pasar bergaya eBay untuk barang dan layanan digital, trading desk OTC, fungsi pertukaran untuk protokol DeFi dan pertukaran desentralisasi biasa.
Selengkapnya di halaman ZRX →