Perbedaan COTI dan Zilliqa: COTI diperdagangkan di Rp141,07 (kapitalisasi pasar Rp411,87M, volume 24 jam Rp38,68M), sedangkan Zilliqa diperdagangkan di Rp53,7 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp38,42M). Perbedaan utamanya: Zilliqa jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar COTI, dan suplai beredar COTI 2,9B / 4,9B COTI (60%) dibanding 20,1B / 21B ZIL (96%) milik Zilliqa. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan COTI selama 120 Hari dan Zilliqa selama 128 Hari.
| COTI | ZIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp411,87M | Rp1,07T |
Volume (24h) | Rp38,68M | Rp38,42M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 4,9B COTI (60%) | 20,1B / 21B ZIL (96%) |
Typical Hold Time | 120 Hari | 128 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →Zilliqa (ZIL) adalah blockchain publik yang dirancang dengan kemampuan untuk menyelesaikan ribuan transaksi per detik. Proyek ini berusaha untuk memecahkan masalah skalabilitas dan kecepatan blockchain dengan menggunakan sharding sebagai solusi scaling skala lapisan kedua. Platform ini adalah rumah bagi banyak aplikasi terdesentralisasi, dan pada Oktober 2020, platform ini juga memungkinkan adanya staking dan yield farming.
Selengkapnya di halaman ZIL →