Perbedaan COTI dan Towns: COTI diperdagangkan di Rp140,37 (kapitalisasi pasar Rp411,87M, volume 24 jam Rp38,68M), sedangkan Towns diperdagangkan di Rp33,82 (kapitalisasi pasar Rp111,46M, volume 24 jam Rp59,49M). Perbedaan utamanya: COTI jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Towns, dan suplai COTI dibatasi (2,9B / 4,9B COTI (60%)), sedangkan Towns terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan COTI selama 120 Hari dan Towns selama 27 Hari.
| COTI | TOWNS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp411,87M | Rp111,46M |
Volume (24h) | Rp38,68M | Rp59,49M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 4,9B COTI (60%) | 3,3B TOWNS |
Typical Hold Time | 120 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →Towns Protocol adalah infrastruktur komunikasi yang dirancang untuk mendukung aplikasi pesan real-time. Protokol ini terdiri dari blockchain Layer 2 yang kompatibel dengan EVM, node stream terdesentralisasi untuk pengiriman pesan, dan smart contract di Base, salah satu Layer 2 Ethereum. Towns memungkinkan terciptanya grup percakapan terprogram yang disebut Spaces, dengan dukungan enkripsi pesan, keanggotaan on-chain, staking, dan monetisasi lewat smart contract. Dengan ini, pengguna dapat membangun platform komunikasi tanpa perantara terpusat.
Selengkapnya di halaman TOWNS →