Perbedaan COTI dan Toshi: COTI diperdagangkan di Rp140,71 (kapitalisasi pasar Rp410,53M, volume 24 jam Rp39,29M), sedangkan Toshi diperdagangkan di Rp2 (kapitalisasi pasar Rp838,45M, volume 24 jam Rp136,06M). Perbedaan utamanya: Toshi jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar COTI, dan suplai beredar COTI 2,9B / 4,9B COTI (60%) dibanding 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) milik Toshi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan COTI selama 120 Hari dan Toshi selama 18 Hari.
| COTI | TOSHI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp410,53M | Rp838,45M |
Volume (24h) | Rp39,29M | Rp136,06M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 4,9B COTI (60%) | 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) |
Typical Hold Time | 120 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →Toshi adalah memecoin yang terinspirasi dari kucing milik Co-founder Coinbase Brian Armstrong dan pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, sekaligus menjadi maskot blockchain Base. Sepenuhnya terdesentralisasi dan dikelola oleh Meow DAO, dengan seluruh suplai yang beredar dimiliki oleh komunitas.
Selengkapnya di halaman TOSHI →