Perbedaan COTI dan Theta Network: COTI diperdagangkan di Rp140,37 (kapitalisasi pasar Rp411,87M, volume 24 jam Rp38,68M), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.622 (kapitalisasi pasar Rp2,6T, volume 24 jam Rp101,02M). Perbedaan utamanya: Theta Network jauh lebih besar — sekitar 6,3× kapitalisasi pasar COTI, dan suplai beredar COTI 2,9B / 4,9B COTI (60%) dibanding 1B / 1B THETA (100%) milik Theta Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan COTI selama 120 Hari dan Theta Network selama 75 Hari.
| COTI | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp411,87M | Rp2,6T |
Volume (24h) | Rp38,68M | Rp101,02M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 4,9B COTI (60%) | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 120 Hari | 75 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →