Perbedaan COTI dan Starknet: COTI diperdagangkan di Rp141,09 (kapitalisasi pasar Rp411,87M, volume 24 jam Rp38,68M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp532,38 (kapitalisasi pasar Rp3,53T, volume 24 jam Rp205,31M). Perbedaan utamanya: Starknet jauh lebih besar — sekitar 8,6× kapitalisasi pasar COTI, dan suplai COTI dibatasi (2,9B / 4,9B COTI (60%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan COTI selama 120 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| COTI | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp411,87M | Rp3,53T |
Volume (24h) | Rp38,68M | Rp205,31M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 4,9B COTI (60%) | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 120 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →