Perbedaan COTI dan Ordinals: COTI diperdagangkan di Rp141,07 (kapitalisasi pasar Rp411,87M, volume 24 jam Rp38,68M), sedangkan Ordinals diperdagangkan di Rp63.786 (kapitalisasi pasar Rp1,34T, volume 24 jam Rp274,95M). Perbedaan utamanya: Ordinals jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar COTI, dan suplai beredar COTI 2,9B / 4,9B COTI (60%) dibanding 21M / 21M ORDI (100%) milik Ordinals. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan COTI selama 120 Hari dan Ordinals selama 35 Hari.
| COTI | ORDI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp411,87M | Rp1,34T |
Volume (24h) | Rp38,68M | Rp274,95M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 4,9B COTI (60%) | 21M / 21M ORDI (100%) |
Typical Hold Time | 120 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →Protokol Ordinals menuliskan informasi ke setiap satoshi (juga dikenal sebagai sat, unit terkecil Bitcoin), seperti teks, gambar, audio, video, dll. Karena batasan ukuran blok Bitcoin, informasi utama untuk inscription (minting) Bitcoin berupa teks dan gambar, dalam bentuk NFT dan token.
Selengkapnya di halaman ORDI →