Perbedaan COTI dan Orca: COTI diperdagangkan di Rp141,09 (kapitalisasi pasar Rp411,87M, volume 24 jam Rp38,68M), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp20.531 (kapitalisasi pasar Rp1,25T, volume 24 jam Rp166,57M). Perbedaan utamanya: Orca jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar COTI, dan suplai COTI dibatasi (2,9B / 4,9B COTI (60%)), sedangkan Orca terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan COTI selama 120 Hari dan Orca selama 30 Hari.
| COTI | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp411,87M | Rp1,25T |
Volume (24h) | Rp38,68M | Rp166,57M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 4,9B COTI (60%) | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 120 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →