Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan COTI dan Neo: COTI diperdagangkan di Rp141,8 (kapitalisasi pasar Rp415,73M, volume 24 jam Rp39,37M), sedangkan Neo diperdagangkan di Rp34.928 (kapitalisasi pasar Rp2,47T, volume 24 jam Rp75,78M). Perbedaan utamanya: Neo jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar COTI, dan suplai COTI dibatasi (2,9B / 4,9B COTI (60%)), sedangkan Neo terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan COTI selama 120 Hari dan Neo selama 93 Hari.
| COTI | NEO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp415,73M | Rp2,47T |
Volume (24h) | Rp39,37M | Rp75,78M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 4,9B COTI (60%) | 70,5M NEO |
Typical Hold Time | 120 Hari | 93 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →Neo adalah platform kontrak pintar, mirip dengan Ethereum, yang dibuat di China. Neo melabelkan diri sebagai ekosistem yang “tumbuh dan berkembang pesat” dengan tujuan untuk menjadi fondasi bagi generasi internet berikutnya — sebuah ekonomi baru di mana pembayaran, identitas, dan aset digital bersatu.
Selengkapnya di halaman NEO →