Perbedaan COTI dan Jito: COTI diperdagangkan di Rp141,26 (kapitalisasi pasar Rp415,73M, volume 24 jam Rp39,37M), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp11.924 (kapitalisasi pasar Rp5,91T, volume 24 jam Rp865,95M). Perbedaan utamanya: Jito jauh lebih besar — sekitar 14,2× kapitalisasi pasar COTI, dan suplai COTI dibatasi (2,9B / 4,9B COTI (60%)), sedangkan Jito terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan COTI selama 120 Hari dan Jito selama 28 Hari.
| COTI | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp415,73M | Rp5,91T |
Volume (24h) | Rp39,37M | Rp865,95M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 4,9B COTI (60%) | 493,9M JTO |
Typical Hold Time | 120 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →