Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan COTI dan The Graph: COTI diperdagangkan di Rp142,52 (kapitalisasi pasar Rp416,44M, volume 24 jam Rp38,91M), sedangkan The Graph diperdagangkan di Rp316,29 (kapitalisasi pasar Rp3,4T, volume 24 jam Rp179,01M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 8,2× kapitalisasi pasar COTI, dan suplai COTI dibatasi (2,9B / 4,9B COTI (60%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan COTI selama 120 Hari dan The Graph selama 95 Hari.
| COTI | GRT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp416,44M | Rp3,4T |
Volume (24h) | Rp38,91M | Rp179,01M |
Suplai yang Beredar | 2,9B / 4,9B COTI (60%) | 10,9B GRT |
Typical Hold Time | 120 Hari | 95 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
COTI saat ini menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga Rp145,6 dan market cap Rp424,84 juta. Token berada di zona support kritis dengan level kunci di Rp139-146. Sinyal moving average sangat bearish (0 beli, 13 jual) sementara osilator netral. Supply yang beredar mencapai 60% dari total supply 4,9 juta COTI dengan rata-rata hold time 120 hari.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi. Peluang terbatas pada bounce dari support kuat di Rp139, namun momentum jual dominan. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor harus berhati-hati dan menunggu konfirmasi reversal.
The Graph (GRT) menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp315,88 dan market cap Rp3,44T. RSI 6 menunjukkan kondisi oversold (12,50), namun moving averages seluruhnya bearish. Harga berada di antara support S1 (Rp308) dan pivot point (Rp319). Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan, dengan hold time rata-rata 95 hari mencerminkan aktivitas holding jangka menengah.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari kondisi oversold jangka pendek, namun risiko volatilitas tinggi dan momentum bearish perlu diwaspadai. Investor harus memantau breakout di atas resistance R1 (Rp325) untuk konfirmasi reversal potensial.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
COTI memasarkan dirinya sebagai platform fintech pertama di level enterprise yang memberdayakan organisasi untuk membangun solusi pembayaran mereka sendiri serta mendigitasian mata uang untuk menghemat waktu dan biaya. Ini adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi dan dirancang untuk digunakan oleh pedagang, pemerintah, pembayaran DApps, dan penerbit stablecoin.
Selengkapnya di halaman COTI →The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →