Perbedaan CORN dan Terra USD: CORN diperdagangkan di Rp453,27 (kapitalisasi pasar Rp237,79M, volume 24 jam Rp54,52M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp89,48 (kapitalisasi pasar Rp497,96M, volume 24 jam Rp33,98M). Perbedaan utamanya: Terra USD jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar CORN, dan suplai beredar CORN 525M / 2,1B CORN (25%) dibanding 5,6B / 6,1B USTC (92%) milik Terra USD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan Terra USD selama 57 Hari.
| CORN | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp237,79M | Rp497,96M |
Volume (24h) | Rp54,52M | Rp33,98M |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 57 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →