Perbedaan CORN dan Ondo US Dollar Yield: CORN diperdagangkan di Rp428,82 (kapitalisasi pasar Rp224,45M, volume 24 jam Rp71,45M), sedangkan Ondo US Dollar Yield diperdagangkan di Rp20.601 (kapitalisasi pasar Rp38,95T, volume 24 jam Rp3,45M). Perbedaan utamanya: Ondo US Dollar Yield jauh lebih besar — sekitar 173,5× kapitalisasi pasar CORN, dan suplai CORN dibatasi (525M / 2,1B CORN (25%)), sedangkan Ondo US Dollar Yield terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan Ondo US Dollar Yield selama 18 Hari.
| CORN | USDY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp224,45M | Rp38,95T |
Volume (24h) | Rp71,45M | Rp3,45M |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 1,9B USDY |
Typical Hold Time | 8 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →Ondo USDY adalah protokol pinjaman terdesentralisasi yang mendukung aset dengan batasan transfer. Desainnya yang fleksibel memungkinkan akses ke lebih banyak instrumen keuangan. USDY menjadi jembatan untuk menghadirkan aset dunia nyata ke blockchain.
Selengkapnya di halaman USDY →