Perbedaan CORN dan USDD: CORN diperdagangkan di Rp456,3 (kapitalisasi pasar Rp239,37M, volume 24 jam Rp53,42M), sedangkan USDD diperdagangkan di Rp17.514 (kapitalisasi pasar Rp25,55T, volume 24 jam Rp3,07T). Perbedaan utamanya: USDD jauh lebih besar — sekitar 106,7× kapitalisasi pasar CORN, dan suplai CORN dibatasi (525M / 2,1B CORN (25%)), sedangkan USDD terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan USDD selama 27 Hari.
| CORN | USDD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp239,37M | Rp25,55T |
Volume (24h) | Rp53,42M | Rp3,07T |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 1,5B USDD |
Typical Hold Time | 8 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →USDD adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh TRON DAO Reserve, dipatok pada dolar AS untuk pembayaran, trading, dan penyimpanan nilai. USDD didukung oleh aset seperti Bitcoin, Ethereum, dan TRON, dengan cadangan yang dijaminkan lebih besar dari jumlah USDD yang beredar untuk menjaga stabilitas dan keamanan.
Selengkapnya di halaman USDD →