Perbedaan CORN dan USDC: CORN diperdagangkan di Rp453,88 (kapitalisasi pasar Rp237,49M, volume 24 jam Rp53,39M), sedangkan USDC diperdagangkan di Rp17.878 (kapitalisasi pasar Rp1.287,41T, volume 24 jam Rp157,03T). Perbedaan utamanya: USDC jauh lebih besar — sekitar 5420,9× kapitalisasi pasar CORN, dan suplai CORN dibatasi (525M / 2,1B CORN (25%)), sedangkan USDC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan USDC selama 63 Hari.
| CORN | USDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp237,49M | Rp1.287,41T |
Volume (24h) | Rp53,39M | Rp157,03T |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 72,1B USDC |
Typical Hold Time | 8 Hari | 63 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →USD Coin adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS dengan basis 1:1. Stablecoin ini awalnya diluncurkan secara terbatas pada September 2018. Sederhananya, mantra USD Coin adalah 'uang digital untuk era digital' — dan stablecoin dirancang untuk dunia di mana transaksi tanpa uang tunai menjadi lebih umum. USD Coin bertujuan untuk mengungguli para pesaing dalam beberapa cara. Salah satunya melalui transparansi dan jaminan bahwa pengguna akan dapat menarik 1 USDC dan menerima $1 sebagai imbalan tanpa masalah.
Selengkapnya di halaman USDC →