Perbedaan CORN dan Swell Network: CORN diperdagangkan di Rp428,7 (kapitalisasi pasar Rp224,74M, volume 24 jam Rp71,63M), sedangkan Swell Network diperdagangkan di Rp13,23 (kapitalisasi pasar Rp66,33M, volume 24 jam Rp32,31M). Perbedaan utamanya: CORN jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Swell Network, dan suplai beredar CORN 525M / 2,1B CORN (25%) dibanding 5B / 10B SWELL (51%) milik Swell Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan Swell Network selama 20 Hari.
| CORN | SWELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp224,74M | Rp66,33M |
Volume (24h) | Rp71,63M | Rp32,31M |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 5B / 10B SWELL (51%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →Swell Network adalah protokol liquid staking terdesentralisasi dan non-kustodian untuk Ethereum. Protokol ini mempermudah akses ke peluang DeFi sambil menjaga prinsip desentralisasi dan kebebasan dari sensor.
Selengkapnya di halaman SWELL →