Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan CORN dan SUPRA: CORN diperdagangkan di Rp428,95 (kapitalisasi pasar Rp225,27M, volume 24 jam Rp70,93M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,85 (kapitalisasi pasar Rp124,99M, volume 24 jam Rp4M). Perbedaan utamanya: CORN lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar CORN 525M / 2,1B CORN (25%) dibanding 32,5B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan SUPRA selama 15 Hari.
| CORN | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp225,27M | Rp124,99M |
Volume (24h) | Rp70,93M | Rp4M |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 32,5B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 15 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token CORN saat ini diperdagangkan pada Rp429,25 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, ditunjukkan oleh moving averages yang seluruhnya bearish. Market cap mencapai Rp225,38 juta dengan supply yang beredar hanya 25% dari total maksimum 2,1 juta token. Harga berada di bawah pivot point Rp457, mendekati support S1 di Rp373, mencerminkan tekanan jual yang dominan dalam jangka pendek.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi karena indikator teknis dan volume terbatas. Peluang terbatas pada rebound dari support kuat, namun investor harus waspada terhadap volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Risiko utama termasuk penurunan lebih lanjut jika support kunci tidak bertahan.
SUPRA menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp3.8667 dan kapitalisasi pasar Rp125,84 juta. Token ini memiliki supply sirkulasi 32,5 juta dari total maksimum 100 juta SUPRA dengan rata-rata hold time 15 hari. Indikator teknis menunjukkan tekanan jual dominan dari moving averages meskipun osilator dalam kondisi netral.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun risiko likuiditas rendah dan sentimen pasar yang lemah perlu diwaspadai. Investor harus mempertimbangkan volatilitas kripto dan melakukan riset mendalam sebelum berinvestasi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →