Perbedaan CORN dan Lido Staked Ether: CORN diperdagangkan di Rp453,27 (kapitalisasi pasar Rp237,84M, volume 24 jam Rp53,01M), sedangkan Lido Staked Ether diperdagangkan di Rp33.634.258 (kapitalisasi pasar Rp318,75T, volume 24 jam Rp147,6M). Perbedaan utamanya: Lido Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 1340,2× kapitalisasi pasar CORN, dan suplai CORN dibatasi (525M / 2,1B CORN (25%)), sedangkan Lido Staked Ether terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan Lido Staked Ether selama 22 Hari.
| CORN | STETH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp237,84M | Rp318,75T |
Volume (24h) | Rp53,01M | Rp147,6M |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 9,5M STETH |
Typical Hold Time | 8 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →StETH adalah token derivatif yang mewakili ETH yang distake di Lido. Lido adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk stake ETH dan ikut serta dalam mekanisme konsensus Ethereum.
Selengkapnya di halaman STETH →