Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan CORN dan Sky: CORN diperdagangkan di Rp429,34 (kapitalisasi pasar Rp225,27M, volume 24 jam Rp70,93M), sedangkan Sky diperdagangkan di Rp1.072 (kapitalisasi pasar Rp24,94T, volume 24 jam Rp373,34M). Perbedaan utamanya: Sky jauh lebih besar — sekitar 110,7× kapitalisasi pasar CORN, dan suplai beredar CORN 525M / 2,1B CORN (25%) dibanding 23,3B / 23,5B SKY (100%) milik Sky. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan Sky selama 14 Hari.
| CORN | SKY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp225,27M | Rp24,94T |
Volume (24h) | Rp70,93M | Rp373,34M |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 23,3B / 23,5B SKY (100%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 14 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token CORN saat ini diperdagangkan pada Rp429,25 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, ditunjukkan oleh moving averages yang seluruhnya bearish. Market cap mencapai Rp225,38 juta dengan supply yang beredar hanya 25% dari total maksimum 2,1 juta token. Harga berada di bawah pivot point Rp457, mendekati support S1 di Rp373, mencerminkan tekanan jual yang dominan dalam jangka pendek.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi karena indikator teknis dan volume terbatas. Peluang terbatas pada rebound dari support kuat, namun investor harus waspada terhadap volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Risiko utama termasuk penurunan lebih lanjut jika support kunci tidak bertahan.
Token SKY saat ini diperdagangkan pada harga Rp1.103,91 dengan kapitalisasi pasar Rp26,08 triliun, menunjukkan momentum bullish berdasarkan sinyal teknis keseluruhan. Moving average memberikan sinyal bullish dengan 7 beli vs 6 jual, sementara osilator dalam kondisi netral. Token telah mencapai tingkat sirkulasi 100% dengan supply maksimum 23,5 juta SKY. Posisi harga saat ini berada di dekat resistance R1 (Rp1.100) setelah melewati pivot point Rp1.072, mengindikasikan potensi breakout jika momentum berlanjut.
Outlook keseluruhan cenderung positif dengan momentum teknis yang kuat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto dan tekanan jual di level resistance. Peluang utama terletak pada potensi breakout di atas Rp1.100, sementara risiko utama adalah koreksi menuju support S1 (Rp1.018) jika gagal mempertahankan level saat ini.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →