Perbedaan CORN dan Sky: CORN diperdagangkan di Rp453,22 (kapitalisasi pasar Rp237,84M, volume 24 jam Rp53,01M), sedangkan Sky diperdagangkan di Rp953,02 (kapitalisasi pasar Rp22,28T, volume 24 jam Rp170,34M). Perbedaan utamanya: Sky jauh lebih besar — sekitar 93,7× kapitalisasi pasar CORN, dan suplai beredar CORN 525M / 2,1B CORN (25%) dibanding 23,4B / 23,5B SKY (100%) milik Sky. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan Sky selama 15 Hari.
| CORN | SKY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp237,84M | Rp22,28T |
Volume (24h) | Rp53,01M | Rp170,34M |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 23,4B / 23,5B SKY (100%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →Sky (SKY) adalah token tata kelola dari Sky Protocol dan versi baru dari MakerDAO, yang dirancang untuk membuat DeFi lebih mudah diakses, skalabel, dan memberi lebih banyak imbalan lewat arsitektur modular dan alat non-kustodial.
Selengkapnya di halaman SKY →