Perbedaan CORN dan BENQI: CORN diperdagangkan di Rp429 (kapitalisasi pasar Rp224,45M, volume 24 jam Rp71,45M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp20,62 (kapitalisasi pasar Rp147,71M, volume 24 jam Rp8,21M). Perbedaan utamanya: CORN lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar CORN 525M / 2,1B CORN (25%) dibanding 7,2B / 7,2B QI (100%) milik BENQI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| CORN | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp224,45M | Rp147,71M |
Volume (24h) | Rp71,45M | Rp8,21M |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →