Perbedaan CORN dan Metaplex: CORN diperdagangkan di Rp428,54 (kapitalisasi pasar Rp224,45M, volume 24 jam Rp71,45M), sedangkan Metaplex diperdagangkan di Rp493,58 (kapitalisasi pasar Rp251,63M, volume 24 jam Rp19,32M). Perbedaan utamanya: CORN dan Metaplex berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar CORN 525M / 2,1B CORN (25%) dibanding 510M / 1B MPLX (51%) milik Metaplex. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan Metaplex selama 14 Hari.
| CORN | MPLX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp224,45M | Rp251,63M |
Volume (24h) | Rp71,45M | Rp19,32M |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 510M / 1B MPLX (51%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →Metaplex memainkan peran penting dalam salah satu ekosistem pengembang terbesar di dunia blockchain dengan menyediakan infrastruktur on-chain yang dibutuhkan untuk membuat hampir semua token dan NFT di Solana dan Solana Virtual Machine (SVM). Platform ini digunakan oleh launchpad, marketplace, game, dompet, dan berbagai aplikasi terkemuka lainnya, menghasilkan pendapatan dan volume transaksi yang signifikan melalui infrastrukturnya.
Selengkapnya di halaman MPLX →