Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan CORN dan Mask Network: CORN diperdagangkan di Rp428,95 (kapitalisasi pasar Rp225,27M, volume 24 jam Rp70,93M), sedangkan Mask Network diperdagangkan di Rp7.180 (kapitalisasi pasar Rp716,97M, volume 24 jam Rp195,81M). Perbedaan utamanya: Mask Network jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar CORN, dan suplai beredar CORN 525M / 2,1B CORN (25%) dibanding 100M / 100M MASK (100%) milik Mask Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan Mask Network selama 22 Hari.
| CORN | MASK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp225,27M | Rp716,97M |
Volume (24h) | Rp70,93M | Rp195,81M |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 100M / 100M MASK (100%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token CORN saat ini diperdagangkan pada Rp429,25 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, ditunjukkan oleh moving averages yang seluruhnya bearish. Market cap mencapai Rp225,38 juta dengan supply yang beredar hanya 25% dari total maksimum 2,1 juta token. Harga berada di bawah pivot point Rp457, mendekati support S1 di Rp373, mencerminkan tekanan jual yang dominan dalam jangka pendek.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi karena indikator teknis dan volume terbatas. Peluang terbatas pada rebound dari support kuat, namun investor harus waspada terhadap volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Risiko utama termasuk penurunan lebih lanjut jika support kunci tidak bertahan.
Mask Network (MASK) saat ini diperdagangkan di Rp7.415 dengan sinyal teknis bearish yang didominasi oleh moving averages. Token ini menunjukkan tekanan jual dengan hold time rata-rata 22 hari. Level support kunci berada di Rp6.767-7.018, sementara resistance di Rp7.269-7.520. RSI menunjukkan kondisi netral namun ADX mengindikasikan tren bearish yang kuat.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support bawah. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance Rp7.520. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi, tekanan jual berkelanjutan, dan sentimen pasar kripto yang masih rapuh pasca koreksi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →