Perbedaan CORN dan Mantra: CORN diperdagangkan di Rp429,08 (kapitalisasi pasar Rp224,45M, volume 24 jam Rp71,45M), sedangkan Mantra diperdagangkan di Rp113,97 (kapitalisasi pasar Rp613,41M, volume 24 jam Rp162,91M). Perbedaan utamanya: Mantra jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar CORN, dan suplai beredar CORN 525M / 2,1B CORN (25%) dibanding 5,4B / 10B MANTRA (54%) milik Mantra. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan Mantra selama 20 Hari.
| CORN | MANTRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp224,45M | Rp613,41M |
Volume (24h) | Rp71,45M | Rp162,91M |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 5,4B / 10B MANTRA (54%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →MANTRA adalah blockchain Layer 1 berorientasi pada kepatuhan yang dirancang untuk tokenisasi dan pengelolaan aset dunia nyata dalam kerangka regulasi. Ditujukan untuk institusi, jaringan ini memungkinkan aset seperti properti dibawa on-chain dengan kontrol hukum dan regulasi yang tertanam. MANTRA kompatibel dengan EVM, sehingga developer dapat menggunakan tools Ethereum yang familiar dengan fitur kepatuhan khusus.
Selengkapnya di halaman MANTRA →