Perbedaan CORN dan io.net: CORN diperdagangkan di Rp454,24 (kapitalisasi pasar Rp237,49M, volume 24 jam Rp53,39M), sedangkan io.net diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar Rp775,8M, volume 24 jam Rp459,48M). Perbedaan utamanya: io.net jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar CORN, dan suplai beredar CORN 525M / 2,1B CORN (25%) dibanding 381,5M / 800M IO (48%) milik io.net. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan io.net selama 34 Hari.
| CORN | IO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp237,49M | Rp775,8M |
Volume (24h) | Rp53,39M | Rp459,48M |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 381,5M / 800M IO (48%) |
Typical Hold Time | 8 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →io.net, sebelumnya ANTBIT, memanfaatkan jaringan komputasi terdesentralisasi yang didukung oleh Solana dan Aptos untuk memberi para insinyur machine learning akses ke cluster cloud terdistribusi. Hal ini bertujuan untuk mengatasi tantangan seperti ketersediaan yang terbatas, pilihan yang buruk, dan tingginya biaya yang terkait dengan akses GPU di cloud publik.
Selengkapnya di halaman IO →