Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan CORN dan The Graph: CORN diperdagangkan di Rp429,58 (kapitalisasi pasar Rp225,27M, volume 24 jam Rp70,93M), sedangkan The Graph diperdagangkan di Rp316,29 (kapitalisasi pasar Rp3,4T, volume 24 jam Rp176,63M). Perbedaan utamanya: The Graph jauh lebih besar — sekitar 15,1× kapitalisasi pasar CORN, dan suplai CORN dibatasi (525M / 2,1B CORN (25%)), sedangkan The Graph terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan The Graph selama 95 Hari.
| CORN | GRT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp225,27M | Rp3,4T |
Volume (24h) | Rp70,93M | Rp176,63M |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 10,9B GRT |
Typical Hold Time | 8 Hari | 95 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token CORN saat ini diperdagangkan pada Rp429,25 dengan sinyal teknis bearish yang kuat, ditunjukkan oleh moving averages yang seluruhnya bearish. Market cap mencapai Rp225,38 juta dengan supply yang beredar hanya 25% dari total maksimum 2,1 juta token. Harga berada di bawah pivot point Rp457, mendekati support S1 di Rp373, mencerminkan tekanan jual yang dominan dalam jangka pendek.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi karena indikator teknis dan volume terbatas. Peluang terbatas pada rebound dari support kuat, namun investor harus waspada terhadap volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Risiko utama termasuk penurunan lebih lanjut jika support kunci tidak bertahan.
The Graph (GRT) menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp315,88 dan market cap Rp3,44T. RSI 6 menunjukkan kondisi oversold (12,50), namun moving averages seluruhnya bearish. Harga berada di antara support S1 (Rp308) dan pivot point (Rp319). Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan, dengan hold time rata-rata 95 hari mencerminkan aktivitas holding jangka menengah.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang muncul dari kondisi oversold jangka pendek, namun risiko volatilitas tinggi dan momentum bearish perlu diwaspadai. Investor harus memantau breakout di atas resistance R1 (Rp325) untuk konfirmasi reversal potensial.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →The Graph adalah protokol yang mengatur data blockchain dan membuatnya mudah diakses. Protokol ini mendukung banyak aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang paling banyak digunakan dan ekosistem Web3 yang lebih luas.
Selengkapnya di halaman GRT →