Perbedaan CORN dan Grass: CORN diperdagangkan di Rp453,45 (kapitalisasi pasar Rp238,09M, volume 24 jam Rp56,41M), sedangkan Grass diperdagangkan di Rp5.663 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp219,46M). Perbedaan utamanya: Grass jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar CORN, dan suplai CORN dibatasi (525M / 2,1B CORN (25%)), sedangkan Grass terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CORN selama 8 Hari dan Grass selama 10 Hari.
| CORN | GRASS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp238,09M | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp56,41M | Rp219,46M |
Suplai yang Beredar | 525M / 2,1B CORN (25%) | 243,9M GRASS |
Typical Hold Time | 8 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Corn adalah jaringan Layer 2 untuk Ethereum yang dirancang untuk meningkatkan utilitas Bitcoin. Ekosistem ini menggunakan Bitcorn (BTCN) sebagai token gas, popCORN System sebagai insentif, serta LayerZero untuk transfer lintas rantai yang mudah. Dibangun di atas Arbitrum Orbit, Corn menghadirkan skalabilitas tinggi dan mendukung Stylus, memungkinkan penggunaan berbagai bahasa pemrograman dalam pengembangan smart contract. Corn juga dikenal sebagai Butter Network, menawarkan butter yield, butter BTC, dan lingkungan optimal untuk memaksimalkan Bitcoin.
Selengkapnya di halaman CORN →Grass sedang membangun web crawl terbuka berskala internet pertama, didukung oleh lebih dari 3 juta node yang dijalankan pengguna untuk mengumpulkan data dalam jumlah petabyte bagi model AI. Dengan menciptakan knowledge graph internet pertama yang dimiliki pengguna, Grass bertujuan menyaingi segelintir perusahaan yang saat ini menguasai kemampuan web crawling berskala penuh.
Selengkapnya di halaman GRASS →