Perbedaan Core dan Yield Basis: Core diperdagangkan di Rp440,76 (kapitalisasi pasar Rp546,48M, volume 24 jam Rp64,48M), sedangkan Yield Basis diperdagangkan di Rp1.322 (kapitalisasi pasar Rp174,78M, volume 24 jam Rp74,79M). Perbedaan utamanya: Core jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Yield Basis, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 132,3M / 1B YB (14%) milik Yield Basis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Yield Basis selama 5 Hari.
| CORE | YB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp546,48M | Rp174,78M |
Volume (24h) | Rp64,48M | Rp74,79M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 132,3M / 1B YB (14%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →YieldBasis adalah protokol DeFi yang dibangun di atas Curve Finance, memungkinkan pengguna memperoleh yield pada aset seperti Bitcoin dengan meminimalkan impermanent loss. Protokol ini menggunakan mekanisme leverage majemuk tetap 2× agar posisi LP mengikuti harga aset dasar secara 1:1. Token YB mendukung governance melalui model vote-escrowed (veYB) serta memungkinkan pemegangnya berbagi pendapatan protokol.
Selengkapnya di halaman YB →