Perbedaan Core dan Walrus: Core diperdagangkan di Rp340,79 (kapitalisasi pasar Rp423,18M, volume 24 jam Rp48,86M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp377,23 (kapitalisasi pasar Rp951,35M, volume 24 jam Rp109,33M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 2,5B / 5B WAL (51%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan Walrus selama 24 Hari.
| CORE | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp423,18M | Rp951,35M |
Volume (24h) | Rp48,86M | Rp109,33M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 2,5B / 5B WAL (51%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →