Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Core dan Virtuals Protocol: Core diperdagangkan di Rp443,63 (kapitalisasi pasar Rp551,71M, volume 24 jam Rp66,61M), sedangkan Virtuals Protocol diperdagangkan di Rp10.202 (kapitalisasi pasar Rp6,7T, volume 24 jam Rp716M). Perbedaan utamanya: Virtuals Protocol jauh lebih besar — sekitar 12,1× kapitalisasi pasar Core, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 657,5M / 1B VIRTUAL (66%) milik Virtuals Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Virtuals Protocol selama 19 Hari.
| CORE | VIRTUAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp551,71M | Rp6,7T |
Volume (24h) | Rp66,61M | Rp716M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 657,5M / 1B VIRTUAL (66%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 19 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
CORE saat ini diperdagangkan di Rp454,97 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp566,63 juta dengan 60% suplai beredar. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan dalam berita terkini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan.
VIRTUAL Protocol menunjukkan sinyal teknis bullish dengan harga saat ini Rp10.692, didukung oleh indikator osilator yang positif. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp7,05T dengan 66% suplai beredar. Analisis teknis mengidentifikasi level support kunci di Rp10.354 dan resistance di Rp11.355, menunjukkan potensi pergerakan harga dalam zona konsolidasi. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan netral-bullish dengan peluang breakout jika volume meningkat, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto dan risiko likuiditas mengingat perdagangan terbatas pada pasar IDR. Risiko regulator crypto tetap menjadi perhatian utama untuk aset digital di Indonesia.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Virtuals Protocol (VIRTUAL) adalah mata uang kripto yang berfokus pada peningkatan pengalaman virtual dengan menggabungkan AI dan Metaverse. Ia bertindak sebagai fondasi untuk game AI yang dapat disesuaikan dan dibagikan yang dibuat oleh orang-orang. Proyek ini bertujuan untuk memadukan kecerdasan buatan (AI) dengan dunia virtual yang imersif.
Selengkapnya di halaman VIRTUAL →