Perbedaan Core dan Terra USD: Core diperdagangkan di Rp441,84 (kapitalisasi pasar Rp546,48M, volume 24 jam Rp64,48M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp99,13 (kapitalisasi pasar Rp547,68M, volume 24 jam Rp15,06M). Perbedaan utamanya: Core dan Terra USD berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 5,6B / 6,1B USTC (92%) milik Terra USD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Terra USD selama 56 Hari.
| CORE | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp546,48M | Rp547,68M |
Volume (24h) | Rp64,48M | Rp15,06M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 56 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →