Perbedaan Core dan USDC: Core diperdagangkan di Rp342,76 (kapitalisasi pasar Rp423,18M, volume 24 jam Rp48,86M), sedangkan USDC diperdagangkan di Rp17.878 (kapitalisasi pasar Rp1.287,41T, volume 24 jam Rp157,03T). Perbedaan utamanya: USDC jauh lebih besar — sekitar 3042,2× kapitalisasi pasar Core, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan USDC terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan USDC selama 63 Hari.
| CORE | USDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp423,18M | Rp1.287,41T |
Volume (24h) | Rp48,86M | Rp157,03T |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 72,1B USDC |
Typical Hold Time | 39 Hari | 63 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →USD Coin adalah stablecoin yang dipatok ke dolar AS dengan basis 1:1. Stablecoin ini awalnya diluncurkan secara terbatas pada September 2018. Sederhananya, mantra USD Coin adalah 'uang digital untuk era digital' — dan stablecoin dirancang untuk dunia di mana transaksi tanpa uang tunai menjadi lebih umum. USD Coin bertujuan untuk mengungguli para pesaing dalam beberapa cara. Salah satunya melalui transparansi dan jaminan bahwa pengguna akan dapat menarik 1 USDC dan menerima $1 sebagai imbalan tanpa masalah.
Selengkapnya di halaman USDC →