Perbedaan Core dan Uniswap: Core diperdagangkan di Rp337 (kapitalisasi pasar Rp419,01M, volume 24 jam Rp54,28M), sedangkan Uniswap diperdagangkan di Rp63.080 (kapitalisasi pasar Rp39,59T, volume 24 jam Rp5,65T). Perbedaan utamanya: Uniswap jauh lebih besar — sekitar 94,5× kapitalisasi pasar Core, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Uniswap terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan Uniswap selama 64 Hari.
| CORE | UNI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp419,01M | Rp39,59T |
Volume (24h) | Rp54,28M | Rp5,65T |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 624,2M UNI |
Typical Hold Time | 39 Hari | 64 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Aset CORE saat ini diperdagangkan di zona support kritis Rp339 dengan sinyal teknis bearish dari moving averages, meskipun RSI menunjukkan kondisi netral. Harga saat ini Rp337,06 berada dekat support S1, dengan market cap Rp421,7 juta dan sirkulasi token 60%. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook keseluruhan cenderung hati-hati dengan tekanan jual dominan. Peluang utama terletak pada rebound dari support kuat di Rp317 jika momentum beli muncul, namun risiko tinggi volatilitas dan likuiditas terbatas (volume rendah) perlu diwaspadai. Investor harus memantau pergerakan harga di sekitar level kunci S1 dan R1 untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Uniswap (UNI) saat ini diperdagangkan di Rp63.383 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, ditandai oleh tekanan jual pada moving averages dan osilator. Harga berada di antara support kunci Rp61.432 dan resistance Rp64.639. Secara fundamental, protokol DeFi ini tetap menjadi DEX terdepan dengan volume likuiditas tinggi, meski tidak ada pembaruan protokol besar-besaran baru-baru ini. Tren jangka panjang masih bergantung pada adopsi ekosistem yang lebih luas.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jual dominan dengan peluang rebound jika support Rp61.432 bertahan. Risiko utama termasuk volatilitas crypto tinggi, tekanan regulator global pada DeFi, dan ketergantungan pada sentimen pasar makro. Investor harus memantau level support dan volume trading untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →UNI adalah protokol perdagangan terdesentralisasi populer yang dikenal untuk memfasilitasi perdagangan otomatis token keuangan terdesentralisasi (DeFi). UNI menciptakan lebih banyak efisiensi dengan memecahkan masalah likuiditas dengan solusi otomatis, menghindari masalah yang mengganggu exchange desentralisasi pertama. UNI memiliki maksimum suplai sebanyak 1 miliar koin.
Selengkapnya di halaman UNI →