Perbedaan Core dan Tria: Core diperdagangkan di Rp441,56 (kapitalisasi pasar Rp547,14M, volume 24 jam Rp65,26M), sedangkan Tria diperdagangkan di Rp146,16 (kapitalisasi pasar Rp314,16M, volume 24 jam Rp125,7M). Perbedaan utamanya: Core lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 2,2B / 10B TRIA (22%) milik Tria. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Tria selama 3 Hari.
| CORE | TRIA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp547,14M | Rp314,16M |
Volume (24h) | Rp65,26M | Rp125,7M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 2,2B / 10B TRIA (22%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 3 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Tria adalah neobank crypto berbasis self-custody dengan mesin routing lintas chain yang memungkinkan aktivitas belanja, trading, dan earning dalam satu aplikasi. Platform ini mengatasi fragmentasi blockchain melalui teknologi BestPath yang mendukung transaksi tanpa gas dan tanpa bridging langsung dari wallet pengguna. Token TRIA digunakan untuk reward, akses layanan, dan partisipasi governance.
Selengkapnya di halaman TRIA →