Perbedaan Core dan TokenFi: Core diperdagangkan di Rp341,65 (kapitalisasi pasar Rp424,14M, volume 24 jam Rp51,57M), sedangkan TokenFi diperdagangkan di Rp32,16 (kapitalisasi pasar Rp35,96M, volume 24 jam Rp129,4M). Perbedaan utamanya: Core jauh lebih besar — sekitar 11,8× kapitalisasi pasar TokenFi, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 1B / 10B TOKEN (11%) milik TokenFi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 39 Hari dan TokenFi selama 11 Hari.
| CORE | TOKEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp424,14M | Rp35,96M |
Volume (24h) | Rp51,57M | Rp129,4M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 1B / 10B TOKEN (11%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →TokenFi bertujuan menyederhanakan tokenisasi cryptocurrency dan aset, dengan posisi untuk menjadi platform tokenisasi terdepan di dunia. Industri tokenisasi diperkirakan akan mencapai $16 triliun pada tahun 2030. TokenFi diluncurkan oleh tim berpengalaman Floki, pencipta token populer Floki. Mereka memanfaatkan keahlian mereka untuk menjadikan TokenFi sebagai platform teratas di bidang tokenisasi.
Selengkapnya di halaman TOKEN →