Perbedaan Core dan Thena: Core diperdagangkan di Rp443,81 (kapitalisasi pasar Rp547,14M, volume 24 jam Rp65,26M), sedangkan Thena diperdagangkan di Rp960,5 (kapitalisasi pasar Rp124,84M, volume 24 jam Rp75,73M). Perbedaan utamanya: Core jauh lebih besar — sekitar 4,4× kapitalisasi pasar Thena, dan suplai beredar Core 1,2B / 2,1B CORE (60%) dibanding 133,3M / 326,1M THE (41%) milik Thena. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Thena selama 59 Hari.
| CORE | THE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp547,14M | Rp124,84M |
Volume (24h) | Rp65,26M | Rp75,73M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 133,3M / 326,1M THE (41%) |
Typical Hold Time | 37 Hari | 59 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Thena adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang beroperasi dalam BNB Chain. Thena menyediakan layanan luas untuk aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ini juga dirancang untuk memfasilitasi trading spot dan perpetual untuk berbagai jenis aset, sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai partisipan dalam ekosistem DeFi.
Selengkapnya di halaman THE →