Pergerakan harga dalam 24 jam terakhir
Perbedaan Core dan Theta Fuel: Core diperdagangkan di Rp443,94 (kapitalisasi pasar Rp551,7M, volume 24 jam Rp64,2M), sedangkan Theta Fuel diperdagangkan di Rp139,96 (kapitalisasi pasar Rp1,03T, volume 24 jam Rp28,61M). Perbedaan utamanya: Theta Fuel lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Core dibatasi (1,2B / 2,1B CORE (60%)), sedangkan Theta Fuel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Core selama 37 Hari dan Theta Fuel selama 46 Hari.
| CORE | TFUEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp551,7M | Rp1,03T |
Volume (24h) | Rp64,2M | Rp28,61M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2,1B CORE (60%) | 7,4B TFUEL |
Typical Hold Time | 37 Hari | 46 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
CORE saat ini diperdagangkan di Rp454,97 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Token ini memiliki kapitalisasi pasar Rp566,63 juta dengan 60% suplai beredar. Tidak ada pembaruan protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan yang dilaporkan dalam berita terkini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan sentimen pasar kripto yang berhati-hati. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan tekanan jual berkelanjutan.
Theta Fuel (TFUEL) saat ini diperdagangkan di Rp144,7 dengan sinyal teknis bullish secara keseluruhan, didukung oleh momentum positif meskipun rata-rata bergerak menunjukkan tekanan jual jangka pendek. Aset ini memiliki kapitalisasi pasar Rp1,07 triliun dengan waktu hold rata-rata 46 hari, menunjukkan retensi yang stabil di kalangan pemegang. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan baru-baru ini, namun aktivitas jaringan tetap menjadi fokus pengamatan.
Outlook keseluruhan netral-cenderung positif dengan peluang dari momentum teknis, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas kripto yang tinggi dan ketergantungan pada adopsi ekosistem Theta Network yang lebih luas. Risiko utama termasuk fluktuasi harga tajam dan sensitivitas terhadap sentimen pasar kripto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
CORE (Core) adalah blockchain layer 1 yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM). Artinya, blockchain ini mampu menjalankan smart contract Ethereum dan aplikasi terdesentralisasi (dApps). Jaringan Core beroperasi menggunakan mekanisme konsensus Satoshi Plus, yang menjamin keamanan jaringan melalui kombinasi hash penambangan Bitcoin yang didelegasikan dan Proof-of-Stake (DPoS) yang didelegasikan. Protokol ini didukung oleh token asli bernama CORE.
Selengkapnya di halaman CORE →Theta Fuel (TFUEL) adalah salah satu dari dua token asli di blockchain Theta. TFUEL adalah token kedua di blockchain Theta yang berfungsi sebagai token utilitas dalam pengiriman video dan data terdesentralisasi, juga merupakan token gas. Ini digunakan untuk menggerakkan semua operasi di blockchain Theta, seperti pembayaran ke relai untuk berbagi aliran video, untuk menyebarkan dan berinteraksi dengan kontrak pintar, dan sebagai biaya yang terkait dengan transaksi NTF dan aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TFUEL →